Lindu Aji Meledak di Culture Fest 2026, 35 DPC se-Jateng Kompak Hadiri Pelantikan DPP

Blog5 Dilihat

SEMARANG – cyberonenews.com – Bukan sekadar pesta budaya. Lindu Aji Culture Fest 2026 menjadi panggung besar konsolidasi organisasi dengan berkumpulnya sekitar 35 DPC Lindu Aji se-Jawa Tengah dalam rangkaian pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji. Minggu 13/9/2026

Nuansa kebersamaan terasa kuat sejak awal kegiatan. Lagu Indonesia Raya menggema, disusul Mars Lindu Aji yang membangkitkan semangat para kader dan anggota. Energi acara semakin terasa ketika berbagai kesenian tradisional Jawa ditampilkan di hadapan peserta dan tamu undangan.

Momentum semakin menguat saat prosesi pelantikan pengurus DPP Lindu Aji dimulai. Penasehat Lindu Aji, Fauka Noor Farid, menyerahkan pataka kepada Ketua Umum DPP Lindu Aji, Erik Agus Susanto. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sumpah dan janji pengurus.

Di hadapan kader dan pengurus yang hadir, Fauka Noor Farid tak sekadar memberikan sambutan. Ia langsung membakar semangat peserta dengan yel-yel organisasi.

“Lindu Aji Bersatu! Lindu Aji Jaya! Lindu Aji Comando! Comando!”

Seruan tersebut disambut antusias. Suasana Culture Fest pun berubah menjadi momentum yang menunjukkan soliditas dan semangat kebersamaan keluarga besar Lindu Aji.

Fauka menegaskan bahwa perjalanan Lindu Aji hingga berkembang menjadi organisasi masyarakat yang besar dibangun melalui kebersamaan, persaudaraan dan semangat memberikan kemanfaatan kepada masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan agar kebesaran organisasi tidak hanya terlihat dari jumlah anggota dan struktur kepengurusan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.

“Semangat kita adalah menang tanpa ngasorake. Menjunjung tinggi tanggung jawab dan menjaga seduluran. Kebersamaan inilah yang menjadi dasar kekuatan Lindu Aji,” tegas Fauka.

Ia juga mendorong Lindu Aji untuk terus menjadi organisasi yang ramah, humanis dan mampu membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat. Sinergi dengan pemerintah, TNI dan Polri juga harus terus diperkuat demi menciptakan suasana yang kondusif.

Menurut Fauka, citra organisasi merupakan tanggung jawab seluruh anggota. Karena itu, setiap kader dituntut mampu menjaga sikap, mengedepankan tanggung jawab dan menunjukkan bahwa keberadaan organisasi benar-benar memberikan nilai positif di tengah masyarakat.

Tak hanya berbicara mengenai konsolidasi dan kebudayaan, Lindu Aji juga menunjukkan kepedulian sosial. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu.

Pesan yang ingin ditegaskan pun semakin jelas: organisasi bukan hanya soal kekuatan, tetapi juga soal kepedulian dan pengabdian.

Setelah doa bersama dan jeda ISOMA, kemeriahan kembali berlanjut melalui gelar budaya yang menghadirkan beragam kesenian serta potensi budaya Jawa Tengah. Seni tradisional menjadi jembatan yang mempertemukan kekuatan organisasi dengan kekayaan budaya daerah.

Dengan hadirnya sekitar 35 DPC dari berbagai wilayah Jawa Tengah, Lindu Aji Culture Fest 2026 menjadi momentum konsolidasi yang sekaligus mengangkat pesan persaudaraan, pelestarian budaya dan pengabdian sosial.

Dari panggung budaya, semangat organisasi kembali ditegaskan: Lindu Aji ingin terus bergerak bersama masyarakat, memperkuat persaudaraan, menjaga budaya dan membangun sinergi untuk memberikan manfaat yang lebih luas.

Lindu Aji Bersatu. Lindu Aji Jaya. Culture, Brotherhood, and Social Movement.

#PUR412.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *