P4R3B Ultimatum: 200 Pekerja Siap Gruduk Jakarta, Jika Aspirasi Tak Digubris

Blog3 Dilihat

JATENG – cyberonenews.com – Bola panas persoalan pekerja perkebunan PTPN I Regional 3 mulai mengarah ke Jakarta. Paguyuban Pekerja Perkebunan PTPN I Regional 3 Bersatu (P4R3B) menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta apabila aspirasi yang selama ini mereka perjuangkan tidak segera mendapatkan respons dan tindak lanjut dari pihak-pihak terkait.

Bahkan, P4R3B telah menyiapkan skenario aksi dengan mengerahkan sekitar 200 orang pekerja untuk mendatangi sejumlah institusi yang berkaitan dengan pengelolaan BUMN, termasuk Kantor Danantara, BP BUMN dan PTPN III (Persero).

Rencana tersebut mengemuka dalam diskusi antara P4R3B dengan Direktur Eksekutif Klampis Ireng Sejahtera (KIS) Law Firm & Mediator, Dr. Budiyono, S.H., M.H., CPM, secara daring pada Sabtu, 12 September 2026.

Bagi P4R3B, aksi ke Jakarta bukan pilihan pertama. Mereka mengaku masih memberikan kesempatan kepada pihak-pihak terkait untuk merespons aspirasi dan menyelesaikan persoalan melalui jalur komunikasi.

Namun jika kembali tidak mendapatkan tanggapan, mereka menyatakan tidak akan tinggal diam.

“Tidak perlu banyak-banyak anggota kami yang berangkat ke Jakarta. Sementara cukup 200 orang dulu. Kalau tetap tidak digubris, kami akan datang lagi dengan jumlah peserta yang lebih banyak,” tegas salah seorang anggota P4R3B yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa kesabaran para pekerja mulai berada di titik kritis. Mereka menegaskan tidak takut memperjuangkan apa yang mereka yakini sebagai haknya.

“Kami sama sekali tidak takut dalam memperjuangkan hak kami. Namun untuk sementara mohon nama kami tidak dipublikasikan karena bisa saja Direktur SDM PTPN I menggunakan kewenangannya dengan membabi buta,” ujarnya.

Di tengah memanasnya persoalan tersebut, Dr. Budiyono menyatakan kesiapannya untuk berada di barisan pendamping P4R3B apabila aksi ke Jakarta benar-benar dilakukan.

“Saya siap mendampingi perjuangan teman-teman sampai tetes darah terakhir. Perjuangan teman-teman ini sangat mulia dan murni demi kepentingan pekerja perkebunan. Saya siap mendampingi mereka jika harus bertandang ke Jakarta,” tegas Budiyono.

Menurutnya, persoalan pekerja semestinya dapat diselesaikan melalui dialog dan mekanisme yang konstruktif. Karena itu, ia berharap pihak-pihak yang mempunyai kewenangan dapat membuka ruang komunikasi sebelum persoalan tersebut berkembang menjadi aksi massa.

P4R3B sendiri saat ini masih menunggu bagaimana respons pemegang saham PTPN I (Persero) dan pihak-pihak terkait terhadap aspirasi mereka. Rencana aksi ke Jakarta disebut masih dalam tahap persiapan dan akan ditentukan berdasarkan perkembangan respons yang diterima.

Seorang anggota P4R3B mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak menginginkan persoalan tersebut berujung pada demonstrasi. Menurutnya, jika para pemangku kepentingan bersedia mendengar dan menindaklanjuti aspirasi pekerja, persoalan tersebut diyakini masih dapat diselesaikan tanpa turun ke jalan.

“Kami yakin masalah ini dapat selesai tanpa harus ada aksi unjuk rasa. Kalau pihak-pihak terkait responsif dan tidak termakan isu yang dihembuskan yang memojokkan Dr. Budiyono, tentu persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Namun jika pintu dialog dianggap tertutup dan aspirasi terus diabaikan, P4R3B menyatakan Jakarta siap menjadi tujuan perjuangan berikutnya.

Kini tinggal menunggu respons. Apakah persoalan ini akan diselesaikan melalui meja dialog, atau justru 200 pekerja P4R3B benar-benar bergerak menuju Jakarta?

 

#PUR412.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *