Terobosan Dan Langkah Strategis PBHI Raja Ampat Perkuat Syiar Islam di Tahun 2026

Blog134 Dilihat

Cyberone news. Com

RAJA AMPAT – Setelah terjadi pergantian Ketua PBHI Raja Amp3at tahun 2025, terjadi masa transisi yang membuat organisasi tersebut tidak terdengar karena sedang terjadi pembenahan internal, namun di pengunjung tahun 2025, lembaga pimpinan, Sawaludin Taesa, kembali muncul dengan terobosan baru dengan menyusun langkah strategis di tahun 2026.

Tujuan dan target yang ingin dicapai pun digambarkan dengan sangat sederhana namun sangat mulia yakni ” Memperkuat Syiar Islam dan kegiatan sosial keumatan di kabupaten Raja Ampat ” Untuk mencapai tujuannya, PBHI Raja Ampat membahas dan menyusun program kerja strategis PBHI kabupaten Raja Ampat dalam sebuah Rapat Kerja di D’ Coral resort Waisai, Sabtu, 13 Desember 2025.

Salah satu fokus utama program kerja strategis PHBI Raja Ampat tahun 2026 adalah pembentukan panitia pada setiap kegiatan hari besar Islam. Pembentukan panitia secara khusus di setiap momentum keagamaan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan serta memperkuat koordinasi antar unsur masyarakat dan lembaga terkait.

PHBI juga menegaskan komitmennya untuk melaksanakan instruksi Bupati dalam memeriahkan suasana Bulan Suci Ramadan dan malam takbiran. Berbagai kegiatan keagamaan, seni Islami, dan kegiatan sosial akan digelar pada tahun 2026 guna menghadirkan suasana Ramadhan yang semarak, aman, dan penuh nilai spiritual di tengah masyarakat.

Selain itu, PHBI juga berencana menghidupkan kembali tradisi mandi safar sebagai bagian dari pelestarian budaya dan kearifan lokal yang bernilai religius. Kegiatan ini akan dikemas secara edukatif dan tetap berpedoman pada nilai-nilai syariat serta adat setempat.

Menurut Taesa, PBHI tak hanya fokus pada perayaan hari raya keagamaan namun dalam rangka kepedulian sosial, PHBI Raja Ampat akan memeriahkan Hari Asyura dengan kegiatan khusus bagi anak yatim. Kegiatan ini dirancang lebih meriah dan bermakna, dengan melibatkan berbagai pihak untuk memberikan perhatian, santunan, serta kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, PHBI telah menetapkan kebijakan untuk menyalurkan sumbangan ke sejumlah masjid guna mendukung dan memeriahkan pelaksanaan Maulid di setiap masjid. Langkah ini bertujuan agar peringatan Maulid dapat dirasakan secara merata oleh seluruh jamaah.

Di bidang pendidikan dan pengembangan generasi muda, PHBI Raja Ampat akan mengadakan lomba cerdas cermat keislaman pada setiap kegiatan, yang melibatkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan melalui program “PHBI Go To School”. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar, wawasan keislaman, serta kompetisi sehat di kalangan pelajar.

Tak kalah menarik, selama kegiatan hari hari besar islam, PHBI juga akan mengagendakan lomba qasidah yang melibatkan kelompok-kelompok seni Islami. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana dakwah yang kreatif sekaligus mengembangkan bakat seni bernuansa Islami di tengah masyarakat.

Program-program ini dirancang tidak hanya  )

  • Terobosan Dan Langkah Strategis PBHI Raja Ampat Perkuat Syiar Islam Di Tahun 2026

Setelah terjadi pergantian Ketua PBHI Raja Ampat tahun 2025, terjadi masa transisi yang membuat organisasi tersebut tidak terdengar karena sedang terjadi pembenahan internal, namun di pengunjung tahun 2025, lembaga pimpinan, Sawaludin Taesa, kembali muncul dengan terobosan baru dengan menyusun langkah strategis di tahun 2026.

Tujuan dan target yang ingin dicapai pun digambarkan dengan sangat sederhana namun sangat mulia yakni ” Memperkuat Syiar Islam dan kegiatan sosial keumatan di kabupaten Raja Ampat ” Untuk mencapai tujuannya, PBHI Raja Ampat membahas dan menyusun program kerja strategis PBHI kabupaten Raja Ampat dalam sebuah Rapat Kerja di D’ Coral resort Waisai, Sabtu, 13 Desember 2025.

Salah satu fokus utama program kerja strategis PHBI Raja Ampat tahun 2026 adalah pembentukan panitia pada setiap kegiatan hari besar Islam. Pembentukan panitia secara khusus di setiap momentum keagamaan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan serta memperkuat koordinasi antar unsur masyarakat dan lembaga terkait.

PHBI juga menegaskan komitmennya untuk melaksanakan instruksi Bupati dalam memeriahkan suasana Bulan Suci Ramadan dan malam takbiran. Berbagai kegiatan keagamaan, seni Islami, dan kegiatan sosial akan digelar pada tahun 2026 guna menghadirkan suasana Ramadhan yang semarak, aman, dan penuh nilai spiritual di tengah masyarakat.

Selain itu, PHBI juga berencana menghidupkan kembali tradisi mandi safar sebagai bagian dari pelestarian budaya dan kearifan lokal yang bernilai religius. Kegiatan ini akan dikemas secara edukatif dan tetap berpedoman pada nilai-nilai syariat serta adat setempat.

Menurut Taesa, PBHI tak hanya fokus pada perayaan hari raya keagamaan namun dalam rangka kepedulian sosial, PHBI Raja Ampat akan memeriahkan Hari Asyura dengan kegiatan khusus bagi anak yatim. Kegiatan ini dirancang lebih meriah dan bermakna, dengan melibatkan berbagai pihak untuk memberikan perhatian, santunan, serta kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, PHBI telah menetapkan kebijakan untuk menyalurkan sumbangan ke sejumlah masjid guna mendukung dan memeriahkan pelaksanaan Maulid di setiap masjid. Langkah ini bertujuan agar peringatan Maulid dapat dirasakan secara merata oleh seluruh jamaah.

Dbidang pendidikan dan pengembangan generasi muda, PHBI Raja Ampat akan mengadakan lomba cerdas cermat keislaman pada setiap kegiatan, yang melibatkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan melalui program “PHBI Go To School”. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar, wawasan keislaman, serta kompetisi sehat di kalangan pelajar.

Tak kalah menarik, selama kegiatan hari hari besar islam, PHBI juga akan mengagendakan lomba qasidah yang melibatkan kelompok-kelompok seni Islami. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana dakwah yang kreatif sekaligus mengembangkan bakat seni bernuansa Islami di tengah masyarakat.

Program-program ini dirancang tidak hanya untuk memeriahkan hari-hari besar Islam, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat lintas usia, khususnya generasi muda.

Melalui rangkaian program kerja strategis tahun 2026 ini, PHBI kabupaten Raja Ampat optimistis dapat berkontribusi nyata dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, religius, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah dan nilai-nilai keislaman, ” tegas Sawaludin Taesa “.

( Jok )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *