REMBANG. Cyberonenews.com. Setelah sukses meraih sekolah Adiwiyata Nasional beberapa waktu yang lalu. kini SMPN 1 Kragan mempersiapkan diri untuk meraih prestasi sebagai sekolah Adiwiyata mandiri.
Kepada awak media ketika ditemui diruang kerjanya kepala Sekolah SMPN 1 Kragan Dahlan yang didampingi Waka kesiswaan Ali Musfikin Senin (11/5) menyampaikan bahwa kami sudah menyusun team untuk menjadi sekolah Adiwiyata mandiri. Hal hal yang sudah kami lakukan Antara lain membentuk team untuk melaksanakan dan mempersiapkan diri secara teknis. agar nantinya saat team penilai Adiwiyata mandiri masuk di SMPN 1 Kragan kita sudah siap semua.
Karena Sekolah Adiwiyata Mandiri adalah predikat tertinggi dalam program Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, maka levelnya di atas Adiwiyata Nasional. Artinya sekolah sudah dianggap jadi pusat pembelajaran lingkungan yang bisa menjadi contoh untuk sekolah lain.
Secara garis besar Dahlan membeberkan bahwa Persyaratan Sekolah Adiwiyata Mandiri harus memenuhi 4 komponen utama + syarat tambahan diantaranya,
Ada kebijakan sekolah tentang pelestarian lingkungan hidup yang tertulis dan disosialisasikan.
Memasukkan materi lingkungan hidup dalam kurikulum, RPP, silabus, Ada visi-misi sekolah yang memuat nilai peduli lingkungan.
Ada juga Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan dan Integrasi pendidikan lingkungan hidup di semua mata pelajaran, bukan cuma IPA maupun Biologi.
Disamping Ada kegiatan ekstrakurikuler lingkungan: misalnya kader Adiwiyata, hidroponik, bank sampah, taman sekolah, Guru – gurunya sudah dilatih tentang pendidikan lingkungan hidup.
Ada juga Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif artinya, Warga sekolah aktif mulai dari siswa, guru, TU, komite, orang tua ikut terlibat.
Selain program nyata: pengelolaan sampah 3 R, hemat energi-air, penghijauan, sanitasi sehat, kompos.
ada bank sampah atau pengelolaan sampah yang berjalan rutin serta melibatkan masyarakat sekitar sekolah dalam kegiatan lingkungan.
Pengelolaan Sarana dan Prasarana Ramah Lingkungan, Sekolah bersih, rindang, ada taman, saluran air lancar, tempat sampah terpilah, matikan listrik saat tidak dipakai, hemat air, Toilet bersih dan memenuhi standar kesehatan. dan sarana daur ulang, komposting, biopori, resapan air.
Sedangkan syarat tambahan untuk Adiwiyata Mandiri adalah Sudah pernah jadi Sekolah Adiwiyata Nasional minimal 2 tahun berturut-turut. Menjadi pembina untuk minimal 3 sekolah lain yang akan menuju Adiwiyata, ucapnya.
Sementara itu Waka kesiswaan Ali Musfikin menambahkan untuk prestasi SMPN 1 Kragan hingga bulan Mei 2026 antara lain masuk grand final lomba menulis cerpen atas nama Khasannuddin (8G) dan Adara Zeina
(8H)
Keduanya berhasil lolos grand final Lomba Menulis Cerpen Pelajar dalam rangka Festival Sastra Rembang yang diadakan oleh Komunitas Literasi Rembang bekerja sama dengan Dana Indonesia Raya, Kementerian Kebudayaan, dan LPDP Kementerian Keuangan. Penentuan juara akan diumumkan saat acara grand final dan untuk FLS3N siswa kami berhasil meraih juara tiga atas Vieronica Euctalia Fatica Putri (8A) dalam CABANG LOMBA MENULIS CERITA, pungkasnya. (Sigit).






