Silaturahmi Kamtibmas Polda Jawa Tengah Gandeng Ormas Kuatkan Literasi Media Sosial

Blog46 Dilihat

SEMARANG – cyberonenews.com – Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas yang digelar oleh Polda Jawa Tengah bersama Lembaga Dakwah Komunitas PWM Jawa Tengah, Universitas Muhammadiyah Semarang, serta Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu berlangsung penuh antusias dan semangat kebangsaan. Acara yang diselenggarakan pada Kamis, 21 Mei 2026 di MG Setos Hotel Semarang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara aparat keamanan, akademisi, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kondusivitas bangsa di era digital.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolda Jawa Tengah Latif Usman, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah A Hasan Asy’ari Ulama’i, Rektor Unimus Masrukhi, serta tokoh masyarakat AM Jumai. Lebih dari 170 peserta dari berbagai unsur ormas dan komunitas hadir mengikuti rangkaian acara sejak pembukaan hingga Focus Group Discussion (FGD).

Dalam forum dialog tersebut, peserta mendapatkan penguatan wawasan mengenai keamanan digital, literasi media sosial, serta pentingnya menjaga ruang publik digital agar tetap sehat, damai, dan produktif. Tiga narasumber utama yang hadir dalam FGD yaitu Direktur Cyber Polda Jawa Tengah, Rektor Unimus Prof. Dr. H. Masrukhi, serta Pembina LDK PWM Jawa Tengah Agus Munawar Sodiq.

Suasana acara semakin khidmat ketika seluruh peserta membacakan Deklarasi Komitmen Kebangsaan dalam semangat Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026. Deklarasi tersebut menegaskan komitmen para aktivis ormas dan komunitas di Jawa Tengah untuk menolak segala bentuk kekerasan, kriminalitas, provokasi, radikalisme, intoleransi, serta tindakan yang dapat merusak ketertiban dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, para peserta juga berkomitmen menjunjung tinggi nilai-nilai moral, taat hukum, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memperkuat stabilitas nasional demi mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.

Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas ini dinilai sangat produktif dan strategis sebagai langkah membangun komunikasi yang harmonis antara aparat keamanan dengan elemen masyarakat. Para peserta berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti pada seremoni semata, namun dapat ditindaklanjuti melalui program nyata, edukasi literasi digital, penguatan moderasi sosial, serta kolaborasi berkelanjutan dalam menjaga persatuan dan ketahanan bangsa di tengah tantangan era media sosial yang semakin kompleks.

#pur412.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *