Forum Jateng Gayeng (FJG) Gelar Tasyakuran atas Bebasnya Aktivis Pati Botok dan Teguh

Blog34 Dilihat

SEMARANG – cyberonenews.com – Forum Jateng Gayeng (FJG) menggelar acara buka bersama sekaligus tasyakuran atas bebasnya dua aktivis asal Pati, Botok dan Teguh. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 16.00 WIB di Markas FJG, Jalan Karang Tengah 2 No. 30, Genuk, Kota Semarang.

Acara tersebut menjadi rasa syukur sekaligus bentuk solidaritas antaraktivis yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan bancaan atau syukuran sederhana bersama para aktivis dan sahabat perjuangan yang hadir.

Panitia mengundang para aktivis serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap perjuangan rakyat untuk hadir dan bergabung dalam kegiatan tersebut. Momentum ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama aktivis, Achmad Robani Akbar selaku Ketua Umum FJG menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap gerakan yang bertujuan membela rakyat serta memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.

Meski digelar secara sederhana dengan nuansa kekeluargaan, pihak tuan rumah telah menyiapkan sejumlah hidangan khas rumahan yang berasal dari kas santri. Menu yang disajikan antara lain sambal terong, gudangan, serta martabak sebagai hidangan spesial bagi para tamu yang hadir.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas dukungan berbagai pihak yang telah memberikan bantuan maupun donasi untuk kelancaran acara tersebut.

Ketua Umum FJG Achmad Robani Akbar dan Ketua PAL Siti Juhana menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moril maupun materiil.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan barokahan dan donasi yang sudah dikirimkan kepada kami. Semoga segala kebaikan dibalas oleh Allah SWT,” ujar Robani.

Ia juga menyampaikan ungkapan khas Jawa sebagai bentuk rasa syukur dan kerendahan hati, “Lemah-lemah teles, Gusti Allah sing mbales,” yang bermakna bahwa setiap kebaikan sekecil apa pun akan mendapat balasan dari Tuhan.

Melalui kegiatan tasyakuran ini, Ketua FJG Achmad Robani Akbar berharap semangat solidaritas antaraktivis semakin kuat. Ia menegaskan bahwa perjuangan membela rakyat membutuhkan kebersamaan, keberanian, dan kepedulian dari semua pihak.

“Semoga kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk rakyat tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus dilakukan secara bersama-sama,” pungkas Kyai Robani. ( Bledex )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *