SEMARANG – cyberonenews.com – Pengurus Forum Kiai Santri Pancasila (FKSP) Kelurahan Genuksari resmi dikukuhkan dalam acara meriah yang digelar di Markas Kampung Pancasila, Jalan Karang Tengah II Nomor 30, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Selasa malam, 28 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus FKSP Kota Semarang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Genuk, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dan santri se-Kelurahan Genuksari.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran Abah Ali “Mafia Sholawat” yang memimpin lantunan sholawat sekaligus menyampaikan tausiyah kebangsaan. Lantunan sholawat menggema di lokasi kegiatan dan membangkitkan semangat kebersamaan, cinta tanah air, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua Umum FKSP Kota Semarang, KH. Robani Albar, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa FKSP Genuksari memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tingkat kelurahan.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan sebuah amanah. FKSP Genuksari harus menjadi pelopor kerukunan, penggerak kegiatan sosial keagamaan, serta mitra pemerintah dalam menciptakan Genuksari yang Religius dan Hebat,” tegas KH. Robani Albar.
Sementara itu, Ketua FKSP Kelurahan Genuksari yang baru dikukuhkan, Kiai Nur Rohim Al Abrory, menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya kepengurusan FKSP di wilayah tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi dengan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah kelurahan, pemerintah kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh elemen masyarakat. Program kami ke depan akan berfokus pada penguatan pendidikan karakter, kegiatan sosial, dan pengajian rutin berbasis nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.
Kepala Kelurahan Genuksari, Waluyo, S.H., turut menyampaikan dukungan dan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan FKSP Kelurahan Genuksari. Ia berharap kehadiran FKSP dapat memperkuat sinergi antara umara dan ulama dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter Pancasila, serta semakin maju, aman, dan damai.
“Kami mendukung dan mengapresiasi terbentuknya kepengurusan FKSP di Kelurahan Genuksari. Harapannya, dapat terjalin sinergi yang kuat antara umara dan ulama untuk bersama-sama membangun masyarakat yang religius dan berpancasila, sehingga Genuksari dapat menjadi wilayah yang lebih maju, aman, dan damai,” tutur Waluyo.
Dalam tausiyahnya, Abah Ali Mafia Sholawat mengajak seluruh pengurus FKSP dan masyarakat untuk terus memperbanyak sholawat sebagai penguat spiritual serta sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
“Dengan sholawat, hati menjadi adem. Dengan guyub rukun, Genuksari menjadi barokah. Mari kita jaga Pancasila, jaga ulama, dan jaga NKRI,” pesan Abah Ali yang disambut lantunan takbir oleh para hadirin.
Acara pengukuhan ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta ramah tamah. Nuansa kebangsaan dan keagamaan menyatu dalam semangat kebersamaan untuk mewujudkan “Guyub Rukun Mbangun Genuksari Religius dan Hebat” dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
#PUR412.







