FKSB Kota Semarang dan RRI Semarang Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Satukan Masyarakat Melalui Seni, Budaya, dan Sportivitas

Blog3 Dilihat

SEMARANG – cyberonenews.com – Halaman LPP RRI Semarang dipenuhi antusiasme masyarakat dalam kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan melalui kolaborasi Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang bersama LPP RRI Semarang, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan laga puncak sepak bola dunia, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta mengapresiasi seni dan budaya Kota Semarang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala LPP RRI Semarang Bambang Dwijono, Kepala Tata Usaha TVRI Aris Pandan, Ketua Yayasan Pandanaran sekaligus Pembina FKSB, Ketua Karang Taruna Kota Semarang Soragah Rambing, Ahmad Robani Al Fadilah, Ketua Bamag Jawa Tengah Supra, para pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, budayawan, serta ratusan warga yang memadati halaman RRI Semarang.

Menjelang dimulainya pertandingan final, suasana semakin semarak dengan penampilan seni budaya dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan komunitas di Kota Semarang. Beragam atraksi budaya, pertunjukan seni, hingga pembacaan puisi oleh Kepala LPP RRI Semarang Bambang Dwijono, Ketua FKSB Kota Semarang Dr. H. AM Jumai, S.E., M.M., dan budayawan Semarang Ndan Slawi mendapat apresiasi meriah dari para penonton.

Dalam sambutannya, Ketua FKSB Kota Semarang Dr. H. AM Jumai, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pertandingan final yang mempertemukan Argentina dan Spanyol bukan sekadar pertandingan sepak bola, melainkan pertemuan dua karakter dan filosofi besar dalam olahraga.

“Argentina mengajarkan semangat juang, keberanian, kreativitas, dan pantang menyerah. Sementara Spanyol menghadirkan kecerdasan, disiplin, kesabaran, serta kerja sama tim yang luar biasa. Dari keduanya kita belajar bahwa keberhasilan dibangun melalui semangat, disiplin, kolaborasi, dan sportivitas. Menang atau kalah hanyalah hasil pertandingan, tetapi persaudaraan dan persatuan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ujar AM Jumai.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan olahraga sebagai media mempererat persaudaraan lintas organisasi, lintas budaya, dan lintas agama, sehingga Kota Semarang terus dikenal sebagai kota yang harmonis, toleran, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

Menurutnya, kolaborasi antara FKSB Kota Semarang dan LPP RRI Semarang merupakan contoh sinergi positif dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, edukatif, dan sarat nilai-nilai kebangsaan melalui olahraga, seni, dan budaya.

Kegiatan berlangsung meriah, penuh keakraban, serta ditutup dengan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 yang disaksikan bersama dalam suasana tertib, aman, dan penuh sportivitas. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, acara ini juga memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman warga Kota Semarang.

“Sepak bola mempersatukan dunia, sementara kebersamaan memperkuat Indonesia.”

 

#PUR412.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *