DPD JAGATARA Jateng dan Bank Jateng Jajaki Kerja Sama Strategis Kembangkan Ekosistem Kampung Nelayan Pesisir Utara

Blog9 Dilihat

cyberonenews.com

SEMARANG – DPD Jagatara Jawa Tengah bersama Bank Jateng tengah menjajaki kerja sama strategis dalam pengembangan Program Ekosistem Kampung Nelayan di Kabupaten Kendal dan Demak, kawasan pesisir utara Laut Jawa. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pendekatan terintegrasi dan berkelanjutan. Penjajakan kerja sama tersebut disampaikan di Semarang, Rabu (11/2/2026).

Sekretaris DPD Jagatara Jawa Tengah, KH Gus Ahmad Arifin, menyampaikan bahwa Program Ekosistem Kampung Nelayan dirancang sebagai model pemberdayaan berbasis ekosistem yang menyentuh berbagai aspek fundamental kehidupan nelayan. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil tangkapan, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, kelembagaan, serta tata kelola usaha perikanan yang modern dan profesional.

Menurut Gus Arifin, kawasan pesisir utara Jawa Tengah memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap maupun budidaya. Namun demikian, potensi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan akses permodalan, fluktuasi harga, hingga dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan para nelayan.

Melalui sinergi dengan Bank Jateng sebagai lembaga perbankan daerah, diharapkan terbuka akses pembiayaan yang lebih inklusif dan tepat sasaran bagi nelayan serta pelaku usaha perikanan. Skema pembiayaan yang adaptif dan berbasis kebutuhan riil di lapangan menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan kerja sama ini.

Selain aspek pembiayaan, program ini juga diarahkan pada penguatan rantai pasok dan hilirisasi hasil tangkapan. Upaya tersebut mencakup peningkatan kualitas pascapanen, pengolahan hasil perikanan, hingga perluasan akses pasar agar nilai tambah produk dapat dinikmati secara optimal oleh masyarakat pesisir.

Pengembangan ekosistem kampung nelayan juga akan mendorong terbentuknya tata kelola usaha yang lebih transparan dan akuntabel. Dengan pendampingan berkelanjutan, nelayan diharapkan mampu bertransformasi dari pola usaha tradisional menuju sistem usaha yang terencana, efisien, dan berorientasi pasar.

Lebih jauh, Gus Arifin menegaskan bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan maritim di Jawa Tengah. Ketersediaan pasokan ikan yang stabil dan berkualitas tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan nelayan, tetapi juga mendukung kebutuhan konsumsi masyarakat secara luas.

DPD Jagatara Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi multipihak, termasuk dengan pemerintah daerah, komunitas nelayan, dan sektor swasta. Pendekatan kolaboratif dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem ekonomi kelautan yang tangguh dan berdaya saing.

Dengan dukungan perbankan daerah serta sinergi kelembagaan yang kuat, Program Ekosistem Kampung Nelayan di Kendal dan Demak diharapkan dapat menjadi model percontohan pengembangan kawasan pesisir yang berkelanjutan, adaptif terhadap perubahan iklim, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di pesisir utara Jawa Tengah,” pungkas KH Gus Ahmad Arifin.

#B13deks412.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *