Warga Desa Mojodemak Menggelar Sedekah Bumi Sebagai Ungkapan Rasa Syukur Dengan Arak – arakan Keliling Desa

Blog42 Dilihat

Cyberonenews.com

Demak – Tradisi turun temurun kembali digelar penuh ketika arak -arakan peserta pawai berjalan beriringan begitu tertib dalam rangka “Sedekah Bumi Desa Mojodemak,

Kecamatan Wonosalam,

Kabupaten Demak,

bukan hanya sekedar ritual budaya,tetapi menjadi bentuk kuat rasa syukur persatuan warga desa dengan doa bersama untuk keselamatan serta kemakmuran desa ke depannya.

Tradisi Sedekah Bumi Desa Mojodemak kembali digelar dengan penuh khidmat dan meriah yang berlangsung di halaman Balai Desa Mojodemak dengan barisan yang tertata rapi mulai dari sesepuh desa,pemuka agama,pemuka masyarakat,kepala desa beserta perangkatnya,BPD beserta jajarannya,Karang Taruna,dan para peserta pawai keliling,Minggu ( 10/5/2026)pukul 09.30 WIB sampai selesai

Kegiatan ini merupakan warisan leluhur yang terus dijaga sebagai bentuk rasa syukur masyarakat desa kepada Tuhan YME atas limpahan hasil bumi,sekaligus penghormatan terhadap alam semesta ( Habrur Minal Alam )

Kepala Desa Mojodemak ( Joko Siswanto,S.E )dalam sambutannya menyampaikan,bahwa “Sedekah Bumi” bukan sekedar tradisi seremonial,melainkan mengandung nilai Spiritual dan Sosial yang mendalam.

“Ini merupakan wujud nyata rasa syukur atas rejeki yang diberikan Tuhan,Dengan memanjatkan doa bersama agar Desa Mojodemak selalu diberi keselamatan,

kemakmuran,kesehatan,gemah ripah loh jinawi,dan dijauhkan dari segala bentuk musibah bencana di masa mendatang,”ungkapnya.

Disamping itu,kepala desa selalu mendoakan warganya yang bekerja diperantauan,senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran atas keberadaan nya di negeri orang,ucapnya

Sedekah Bumi di Desamojodemak ini telah berlangsung secara turun – temurun seperti desa lainya,yang berakar dari budaya Jawa yang sarat nilai kearifan lokal.

Selain sebagai bentuk spiritualitas,tradisi ini sebagai sarana memperkuat tali silahturahmi antar warga,juga memperkuat rasa kebersamaan,dan menjaga harmoni sosial.

Adapun kegiatan sedekah bumi ini meliputi antara lain :

1. Arak -arakan ( pawai keliling desa )

2. Gunungan hasil bumi.

3. Pertunjukkan Seni Budaya warga desa

4. Pagelaran Ketoprak dengan judul ” Dewi Sri Ketoprak Among Tani ”

Saat awak media mewawancarai Perangkat Desa Mojodemak ( Sujadi,S.Pd.,S.H ) tentang “Sedekah Bumi Desa “tersebut menyampaikan,bahwa Tradisi Sedekah Bumi ini dilakukan rutin setiap setahun sekali dengan mengikuti penanggalan Jawa untuk mendorong sebagai ikon wisata budaya desa yang berpotensi menarik perhatian khalayak masyarakat luas di lain desa,tuturnya.

Disamping itu Sujadi menambahkan,Pagelaran Ketoprak Tini Kuncoro ini dengan mengusung Lakon “Dewi Sri Ketoprak Among Tani “yang merupakan rangkaian acara Sedekah Bumi Desa Mojodemak,bahwa

Lakon Ketoprak ini,bukan hanya sekedar hiburan,tetapi sarat pesan moral dan filosofi kehidupan sejarah yang penuh makna,namun hampir dilupakan oleh generasi muda dengan munculnya era digital,”ungkapnya.

Harapannya di tahun ke depannya,untuk Pagelaran Sedekah Bumi Desa akan selalu diuri -uri dan dilestarikan serta dikemas lebih meriah dari sebelumnya,sehingga yang ditampilkan lebih banyak lagi sebagai ikon desa,pungkasnya.

( Adhi S )