Tahun 2025, Pemuda Raja Ampat Cuma Tahu Kritik Tapi Tidak Bisa Berikan Solusi 

Blog220 Dilihat

Cyberone News. Com

RAJA AMPAT – Pemuda Raja Ampat jangan cuma tahu kritik pemerintah saja  tapi tidak pernah kasi saran, negeri ini mau dibawa kemana ?

‎Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam, mengucapkan hal diatas pada saat sambutan pembukaan Rapim dan MUSDA KNPI Raja Ampat, di Gedung Pari, 8 Desember 2025. Sambutan ini bukan saja merupakan refleksi perjalanan tahun 2025 kepada pemuda Raja Ampat, tetapi juga merupakan sebuah tamparan keras agar pemuda Raja Ampat segera mengevaluasi dan menata diri kembali agar bangkit dan produktif di tahun 2026.

‎Menurut jebolan S2 UGM Jogjakarta ini, pemerintah senang dikritik tetapi juga kritik yang diberikan disertai solusi ” Kamu mau yang bagaimana ” , siapa tahu saran dan usulan pemuda baik dan bagus sesuai visi dan misi dalam RPJMD, pasti diakomodir pemerintah.

‎Sebagai tulang punggung pemerintah, pemuda harus semangat, harus bangkit supaya produktif di tahun 2026. Jika pemuda cuma santai saja bagaimana kita mau membangun diri kita dan pembangunan ? Pemuda harus jadi pelopor untuk menciptakan lapangan kerja, jangan kumpul bicara banyak di kota saja ,tetapi kembali untuk bangun kampung karena disana masyarakat kita tinggal, dan memiliki banyak potensi alam dan sumber daya manusia.

‎” Kampung amburadul baru bicara banyak saja di kota ” tegas Orideko Burdam.

‎Walaupun prihatin dan tegas terhadap kondisi pemuda saat , Orideko Burdam, juga tidak menafikan kenapa pemuda Raja Ampat seperti saat ini hanya tahu kritik saja, karena juga kurang perhatian terhadap kemajuan pemuda melalui latihan dan pengkaderan kepemimpinan pemuda Raja Ampat melalui organisasi. Oleh sebab itu, Bupati Orideko berharap, KNPI Raja Ampat dapat menjadi media yang membina pemuda supaya bangkit dan produktif di tahun 2026 ( Jok )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *