SMA Negeri 8 Balikpapan,Pusat Peluncuran Gerakan Sekolah ASRI.

Blog, Pendidikan81 Dilihat

Cyberone news.com

Balikapan – SMA Negeri 8 Balikpapan yang berlokasi di kelurahan Margomulyo,kecamatan Balikpapan Barat.Merupakan contoh nyata menerapkan konsep sekolah asri yang sesungguhnya.Sekolah yang dikenal luas dengan semboyan “Unggul,Asri,dan Kreatif”

Komitmen SMA Negeri 8 Balikpapan terhadap pelestarian lingkungan dibuktikan melalui status dan program program nyata yang telah dijalankan.Salah satu keberhasilan besarnya adalah diraihnya predikat sekolah Adiwiyata Mandiri sebuah penghargaan untuk program berwawasan lingkungan hidup yang diberikan oleh pemerintah.Predikat ini menandakan bahwa sekolah tidak hanya peduli kebersihan dan kelestarian diareanya sendiri,tapi juga berperan aktif membina dan mengajak sekolah sekolah lain untuk menerapkan hal serupa.

Puncak dari pengakuan atas dedikasi sekolah ini terjadi pada 5 Juni 2026,bertepatan hari lingkungan hidup se dunia sekaligus sebagai pusat peluncuran gerakan sekolah asri ( Aman,Sehat,Resik,dan Indah) kegiatan peluncuran gerakan sekolah ASRI diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kaltim,di hadiri langsung oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti,Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud,Anggota komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudin,Ketua wilayah Aisyiyah Kaltim,dan Kepala cabang dinas pendidikan Balikpapan Winarno.

Sekolah yang memilik akun Instragram resmi @sma8mangrovebpn ini letaknya berdekatan kawasan wisata Margomulyo,Balikpapan Barat.Sebagai wujud nyata komitmen konsep sekolah ASRI.Seluruh warga sekolah mulai dari siswa hingga guru secara rutin dan aktif melakukan aksi penanaman bibit pohon mangrove,guna menjaga keutuhan dan kelestarian ekosistem pesisir setempat.

Kepala SMA Negeri 8 Balikpapan,Drs.H.Ali Arham,M.Pd,menekankan bahwa status sebagai sekolah ASRI bukan sekedar soal keindahan fisik lingkungan sekolah semata.”Esensi utama dari pencapaian predikat berwawasan lingkungan ini bukanlah hanya untuk memperindah bangunan atau fasilitas fisik.Hal yang paling penting adalah menanamkan karakter dan kepribadian yang cinta akan kebersihan serta kelestarian lingkungan hidup kepada setiap warga sekolah,”ujar Ali.

Lebih lanjut ia menyampaikan,melalui momentum gerakan lingkungan hidup seperti aksi penanaman mangrove bersama Mendikdasmen,pihak sekolah ingin menegaskan satu hal pelestarian lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama.

” Menjaga lingkungan sekolah agar tetap asri harus menjadi aksi nyata dan kebiasaan bersama,demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa,”pungkasnya.(Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *