Sinergi Petani dan Pemerintah Pulihkan Produktivitas Cengkeh di Jatipurno Wonogiri.

Blog123 Dilihat

Cyberone news

WONOGIRI – Semangat untuk mengembalikan kejayaan “emas hijau” kembali tumbuh di Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Melalui Gerakan Pengendalian (Gerdal) Tanaman Cengkeh, Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jatipurno dan Kelompok Tani (Poktan) Gayuh Utomo Desa Kembang menggelar kegiatan terpadu pada Selasa, 21 Oktober 2025.

 

*Kegiatan Terpadu untuk Meningkatkan Produktivitas*

Kegiatan ini melibatkan Petugas POPT Kecamatan Jatipurno, Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, serta Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Gerdal ini menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali produktivitas cengkeh di wilayah setempat.

 

*Pendampingan dan Praktik Lapangan*

Herry Subeno, Penyuluh Pertanian BPP Jatipurno, menjelaskan bahwa melalui Gerdal, petani dapat memahami teknik pengendalian penyakit yang tepat dan menerapkannya secara rutin untuk meningkatkan hasil panen. Para petani juga melakukan praktik lapangan, seperti pembuatan lubang parit berjarak satu meter dari tajuk tanaman untuk diberikan pupuk organik padat, bioinsektisida, dan pupuk organik cair (POC).

 

*Bantuan dan Dukungan*

Pemerintah juga memberikan bantuan stimulan sarana produksi pertanian, meliputi bioinsektisida, pupuk organik cair, dan pupuk organik padat. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban petani tetapi juga menjadi pemicu semangat baru untuk meningkatkan kualitas perawatan tanaman.

 

*Kebangkitan Cengkeh Jatipurno*

Dengan keterlibatan aktif lintas pihak, kegiatan Gerdal ini menjadi simbol sinergi dan kebangkitan pertanian lokal Wonogiri. Harapannya, langkah kecil di Jatipurno ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus menumbuhkan harapan dan menjaga keberlanjutan komoditas unggulan Indonesia.

(No2t/Red)