Jelang Pergantian Jabatan, Kapolres Demak Pamitan dan Silaturahmi ke Ulama

Blog44 Dilihat

cyberonenews.com

DEMAK – Menjelang pergantian kepemimpinan di Polres Demak, Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha bersama AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra melaksanakan silaturahmi ke sejumlah ulama di Kabupaten Demak, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memohon doa restu atas amanah jabatan yang akan diemban.

Silaturahmi dilakukan di kediaman KH. Ahmad Baidlowi Misbah, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat, Dukuh Krasak, Desa Temuroso, Kecamatan Guntur, serta di kediaman KH. M. Zainal Arifin Ma’shum, Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Huda, Dukuh Karanggawang, Desa Sidorejo, Kecamatan Sayung.

Selain sebagai pamitan, kunjungan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan Kapolres Demak yang baru kepada para ulama dan tokoh masyarakat, sebagai bagian dari estafet kepemimpinan di Polres Demak.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan sarat nilai kebersamaan, mencerminkan komitmen kuat antara Polri dan ulama dalam menjaga persatuan serta stabilitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Demak.

Diketahui, AKBP Ari Cahya Nugraha mendapatkan promosi jabatan sebagai Kabag Binkar RO SDM Polda Jawa Tengah. Sementara itu, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra yang sebelumnya bertugas di SSDM Polri, akan mengemban amanah baru sebagai Kapolres Demak.

AKBP Ari Cahya Nugraha menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para ulama, sekaligus upaya memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Polri dan tokoh agama.

“Kedatangan kami untuk memohon doa restu, berpamitan, serta memperkenalkan Kapolres Demak yang baru kepada para ulama. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu, KH. M. Zainal Arifin Ma’shum menegaskan pentingnya sinergitas antara ulama dan umaro, khususnya Polri, dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

“Sinergi ulama dan umaro, terutama Polri, harus selalu dipupuk. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, insyaallah situasi Kamtibmas di lingkungan masyarakat akan tetap terjaga,” tuturnya.

Hal senada disampaikan KH. Ahmad Baidlowi Misbah. Ia menekankan bahwa ulama dan Polri memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Peran ulama dan Polri pada dasarnya sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Ulama bertugas memberikan tuntunan, dakwah, serta menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak, sedangkan Polri bertugas menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan melindungi masyarakat agar kehidupan bermasyarakat berjalan aman dan damai,” pungkasnya

 #bled3ks.412

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *