Jejak Reuni Yang Dicatat Alam

Blog179 Dilihat

Cyberone News.com

KARANGANYAR,  (14/02/2026) | Alam selalu jujur dan apa adanya, demikian juga ketika mengabadikan sebuah kebaikan dia mencatat dengan jernih dan detail tanpa mengurangi apapun.

Tepatnya 3 tahun lalu, Juni 2022 saat Alumni SMA 1 Surakarta Angkatan 1990 ( Kasmaji 90 ) mengadakan Reuni angkatan, yang bertepatan dengan hari Lingkungan Hidup Sedunia dalam agenda The Green Wave 2022. Alumni Kasmaji 90 mengadakan Gerakan Menanam Pohon dan Bakti Sosial yang berkolaborasi dengan OISCA International yang meng-organisir Gerakan Cildren’s Forest Program, dan segenap masyarakat desa di Kabupaten Karaganyar.

Kegiatan reuni ini dapat disebut Out Of the Box, di luar kebiasaan kegiatan reuni pada umumnya yang biasanya hanya berkumpul, makan-makan, bernyanyi bersama dan mengabadikan dokumen reuni dalam banyak foto. Kasmaji 90 justru melakukan kegiatan Outdoor yang hangat, berkolaborasi dengan OISCA International yang dikomandani oleh bapak Rahmat, bersama masyaratat dari tiga Desa yaitu Plosorejo, Desa Kedung Dowo dan Desa Tomosiyo di Kabupaten Karanganyar.. Kegiatan positif ini tidak hanya disambut hangat dan antusias oleh seluruh masyarakat Desa namun juga dicatat dengan tinta emas dalam penghargaan oleh United Nation (PBB) yang mengangkat thema Decade On Ecosystem Restoration 2021-2030.

Kasmaji 90 yang saat itu diketuai oleh Ervita, dan segenap alumninya sepakat untuk membagi kebahagiaan reuinya kepada alam dan masyarakat, dan telah terbukti nyata dengan tanaman indah,menyejukan dan bermanfaat yang saat ini dapat dilihat menghiasi Kawasan Joko Songo, bahkan beberapa pohon telah menghasilkan buah. Setelah tiga tahun berlalu, dalam pesan singkatnya pak Rahmat, ketua OISCA International dan salah satu tokoh masyarakat setempat hanya bisa menyampaika harapan masyarakat, semoga akan lebih banyak lagi reuni-reuni inspiratif yang dituangkan dalam bentuk kecintaan pada alam dan kehangatan dengan masyarakat desa. Semoga ini menginspirasi untuk kita semua, dan mulai berpikir tentang kepedulian pada lingkungan, mulai mengurangi kegiatan yang sifatnya hanya seremonial dan mengganti dengan hal yang lebih bermanfaat luas.

( Zaenal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *