Cyberone News.com
Jepara – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) resmi meluncurkan DAMRI, alat transportasi umum untuk masyarakat Karimunjawa, Jepara. Dengan adanya bantuan alat transportasi DAMRI, Lutfhi mendorong kepada masyarakat untuk lebih bersemangat dalam meningkatkan perekonomian dan ikut menjaga serta merawat, agar tetap terjaga kenyamanannya. Selasa, (13/1/2026).
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur, diharapakan hadirnya DAMRI dapat menjawab kebutuhan alat transportasi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan berharap Pemprov Jateng terus memberikan perhatian, terutama untuk infrastruktur. “Jalan Jepara semakin mulus berkat kepedulian Pemprov Jateng,” ujarnya.
Mas Wiwit menambahakan bahwa bantuan alat transportasi angkutan umum ini juga merupakan jawaban dari hasil diskusi di acara Bupati Ngantor Desa dan diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat Karimunjawa.
Gubernur Lutfhi menyampaikan ada 5 unit DAMRI yang dikirimkan ke Karimunjawa, 4 siap dioperasikan dan 1 untuk cadangan. Ia berjanji akan terus berusaha memberikan perhatian kepada masyarakat Jepara dan menambah alat transportasi DAMRI jika diperlukan. “Kami akan terus memantau kebutuhan masyarakat dan jika diperlukan, kami akan menambah jumlah DAMRI,” katanya.
Gubernur Jateng Lutfhi juga mengajak Pemda agar mampu berkolaborasi dengan Pemprov Jateng untuk pembangunan Jepara kedepan, baik infrastrukturnya atau peningkatan pelayanan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Perwakilan Area Manager Devisi Regional II Jateng, Perum DAMRI, Somali, mengucapkan selamat kepada warga masyarakat Karimunjawa yang telah mendapatkan bantuan alat transportasi umum. “Kami berharap dengan hadirnya DAMRI, dapat merangsang semangat masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian daerahnya. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan nyaman bagi masyarakat Karimunjawa,” ujarnya.
Kadishub Jepara, Deni Hendarko, menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas bantuan Gubernur berupa alat transportasi DAMRI. Kami berharap para wisatawan dapat memanfaatkan DAMRI dengan biaya yang relatif terjangkau. Hal ini akan dapat dikolaborasikan dengan pariwisata setempat, sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Karimunjawa.”
DAMRI akan melayani trayek Pelabuhan Penyebrangan Karimunjawa – Bandara Dewandaru – Desa Kemujan – Pelabuhan Jegon Bajak, dengan jarak tempuh 55 km, pulang-pergi hanya Rp. 7000,-. Kendaraan yang digunakan adalah jenis minibus yang nyaman dan aman tentu dengan Beaya yang relatif terjangkau.
DAMRI diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat Karimunjawa, meningkatkan ekonomi, serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. “Dengan adanya DAMRI, kami berharap dapat memberikan pelayanan transportasi yang lebih baik dan nyaman bagi masyarakat Karimunjawa dengan biaya yang relatif ringan,” kata Deni Hendarko.
DAMRI, solusi transportasi efektif dan efisien untuk masyarakat Karimunjawa!
(Edi P/Red)







