Aliansi Gerakan Mahasiswa Demak Gelar Orasi di Depan Gerbang Kantor Bupati Demak

Blog19 Dilihat

 

Cyberonenews.com

DEMAK – Sejumlah 40 orang yang mengatas namakan ” Aliansi Gerakan Mahasiswa Demak ” yang dipimpin Korlap Miftahul Tolibin selaku Ketua STAIC Demak,menggelar orasi dengan membentangkan 2 spanduk dengan beberapa tuntutan,Jum’at ( 1 Mei 2026 ) pukul 14.00 WIB sampai selesai

Orasi berjalan kurang lebih hanya 30 menit yang disampaikan oleh beberapa orator secara bergantian yakni :

1.M.A.S,Bimantara (Ketua BEM UNISFAT)

2.Miftahul Tolibun (Ketua Demak STAIC)

3.Ahmad Syaat Bashar (Ketua HMI Demak),dan

4.M Syakur Rizal (Ketua PC PMII Demak)

Adapun orasi yang disampaikan antara lain sbb:

1.Bidang pendidikan masih dikesampingkan

2.Pembangunan minim membuat kesengsaraan rakyat

3.Pajak dinaikkan tapi infrastruktur minim pembangunan

4.Banyak jalan rusak dan berlubang tidak segera diperbaiki

5.Mahasiswa adalah calon Buruh,sehingga kita harus memperjuangkan hak-hak para buruh

6.Rob dan Banjir di Kecamatan Sayung dan Bonang tidak dapat diatasi oleh Pemerintah Kabupaten Demak

Setelah orasi selesai, para Mahasiswa meminta untuk masuk pagar bertujuan pengambilan dokumentasi di depan Pendopo Satya Bhakti Praja sekaligus membacakan Tuntutan Aksi.

Sampai di Depan Pendopo,kemudian Orator membacakan tuntutan nya antara lain :

1.Pengesahan RUU ketenagakerjaan baru

2.Penghapusan sistem outsourcing dan upah murah

3.Penghentian ancaman PHK akibat instabilitas global

4.Teformasi pajak pekerja termasuk penghapusan pajak pada THR,JHT dan pensiun

5.Percepatan pengesahan RUU perampasan aset

6.Ratifikasi konvensi ILO 190 terkait penghapusan kekerasan di dunia kerja

7.Dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Demak pemberdayaan kampus lokal Demak

8.Rehabilitasi kawasan pesisir Sayung dan Bonang

9.Evaluasi terkait mitigasi bencana di daerah Demak

Setelah pembacaan tuntutannya tersalurkan,akhirnya para mahasiswa membubarkan diri dalam situasi aman,damai,dan terkendali,yang dikawal dari Polres Demak dengan menyiagakan 350 personel sebagai wujud pengamanan.

( Adhi S )